Motif Pembunuhan Mahasiswi STT Parkletos Terkuak


Tomohon, ME

Kerja keras yang dilakukan penyidik Polres Tomohon,  berbuah hasil. Terduga pelaku pembunuhan Astrid Akay, mahasiswa STT Parakletos Tomohon yang ditemukan tak bernyawa di kompleks Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon, mengakui alasan ia membunuh korban.

Warga Desa Morea Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara itu dihabisi AW alias Angga, karena cemburu. Ia tak siap menerima mantan kekasihnya berpacaran dengan orang lain.

"Dia tak terima korban berpacaran dengan orang lain," ungkap penyidik Polres Tomohon.

Malam sebelum kejadian, korban jalan ke Bukit Inspirasi bersama AW. Ia berniat mengajak korban untuk balikan. Sayang gayung tak bersambut. Korban tak mengiakan maksud tersebut.

Rasa kesal yang dibungkus api cemburu, membuat AW kalap. Melampiaskan rasa itu dengan menikam korban membabi buta dengan sebilah pisau. 10 tusukan membuat korban terkapar hingga kehilangan nyawa.

Usai menghabisi korban, AW langsung melarikan diri ke arah Bitung hingga 'dibekuk' warga Desa Pulisan Likupang Timur Minahasa Utara.

“Dia (AW) sudah mengakui jika ia yang menghabisi korban. Barang bukti yang digunakannya, sebilah pisau, sudah kami amankan,” ungkap KBO Reskrim Polres Tomohon, Iptu Arie Hasan, Kamis (5/2)

Pihak penyidik hingga kini terus melakukan pengembangan terhdap kasus ini, untuk mengungkap selebar-lebarnya kasus menghebohkan ini.

Diketahui, tim Polres Tomohon yang dipimpin oleh KBO Reskrim, Ipda Arie Hasan, besama unit Buser Polres Tomohon, menjemput AW tadi malam di Polsek Likupang.

Pantauan Manado Express, Tim Buser tiba di Polres Tomohon sekitar pukul 22:30 WITA. AW berpakaian abu-abu dan mata ditutup kain hitam.

Dari informasi yang diperoleh, terduga pelaku diringkus anggota Polsek Likupang. Petunjuk awal petugas, saat terduga melarikan diri di kampung Pulisan Kecamatan Likupang, datang laporan dari masyarakat kalau ada tamu dari luar yang dicurigai. Info itu langsung disampaikan masyarakat yang melapor ke Polsek Likupang.

Pihak Polres Tomohon menjelaskan, terduga sudah mengaku soal barang bukti berupa pisau, palu, dan motor yang ia gunakan untuk melarikan diri.

"Barang bukti akan dijemput oleh tim buser besok (hari ini, red), yang sudah diakui oleh terduga di perjalanan dalam penjemputan," terang sumber.

Sementara, barang bukti yang sudah dibawa oleh tim Buser, berupa tas dan baju hitam bergaris putih yang ada bercak darah.

Di Likupang saat diintrogasi petugas, AW tidak mengakui nama yang sebenarnya. Tapi saat diintrogasi di ruangan Buser, ia mengakui bahwa namanya adalah AW alias Angga, Warga Kelurahan Matani II Tomohon .

Terduga dibawa dari Likupang ke Tomohon, kurang lebih sekitar Pukul 7 malam. (micky ratag)



Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Nusa Utara

Tahuna, ME Program Me’Daseng rutin dilaksanakan setiap bulan oleh Bupati Kepulauan Sangihe ...

Life Style

Sponsors