Masyarakat Minahasa Dihimbau Tunggu Pleno KPU-RI


TONDANO, ME : Penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014 - 2019 telah usai. Ratusan juta masyarakat Indonesia telah menyalurkan hak pilihnya di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu (09/07) kemarin.

Namun begitu, perhelatan pesta demokrasi lima tahunan ini masih menyisakan sejuta tanya pada masyarakat soal siapakah pemenang sebenarnya. Masyarakat bahkan di buat semakin bingung seiring dengan informasi dari sejumlah lembaga survei penyelenggara Quick Qount (Hitung Cepat) yang diekspose melalui media nasional. Lembaga survei lainnya dalam hasil Quick Qount menuliskan kemenangan pasangan Jokowi - JK, sedangkan lembaga survei lainnya menyajikan kemenangan pasangan Prabowo Hatta.

Tak hanya itu, bahkan kedua calon Presiden dan Wakil Presiden yakni Prabowo Subianto - Hatta Rajasa (Prabowo Hatta) dan Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi - JK) mengklaim menang bahkan langsung mendeklarasikan diri sebagai pemenang Pilpres 2014.

Terkait hal ini, Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang melalui pesan siar Blackberry Messenger (BBM) menghimbau kepada semua masyarakat Minahasa khususnya masing-masing pendukung agar dapat menjaga suasana tetap kondusif.

“Mari kita tunggu rekap suara akhir melalui Pleno KPU-RI. Karena yang kita pilih adalah Presiden RI, bukan Presiden salah satu media atau lembaga survei. Terima kasih! Tuhan memberkati kita semua!" tulis Ivan melalui pesan siarnya.

Senada ditegaskan Kapolres Minahasa AKBP Henny Posumah MHum. Diapun menghimbau masyarakat Minahasa agar dapat menahan sambil menunggu hasil yang akan ditetapkan oleh KPU-RI.

“Saya juga sudah menghimbau kepada tim sukses masing-masing calon untuk dapat menahan diri. Jangan melaksanakan kegiatan secara liar ataupun konvoi arak-arakan yang bisa memicu terjadinya konflik. Tunggu saja hasil plenonya nanti,“ tandasnya. (Jeksen Kewas)


Komentar


Sponsors

Sponsors