Ini Motif Pelaku Pembunuhan Dua Bocah di Winenet


BITUNG, ME : Motif pembunuhan sadis terhadap Nicky Mengko (9) dan Nesy Pangumbas (6), dua bocah tragis yang tinggal di Desa Winenet Kecamatan Aertembaga pada Jumat (10/01) kemarin akhirnya terkuak. Pelaku diketahui bernama AR (17) alias Nyong yang ironisnya masih saudara sepupu dengan salah satu korban.

 

Dihadapan aparat penyidik Polres Bitung serta sejumlah awak media, pelaku menuturkan bahwa kedua korban dibunuh karena dendam terhadap orang tua salah satu korban. Dirinya mengaku sakit hati karena pernah di tuduh sebagai pencuri oleh orang tua korban. “Saya sakit hati karena pernah di tuduh mencuri tabung gas LPG oleh ibu-nya Nicky,” ujarnya.

 

Pengakuan tersangka, Nesy, gadis cilik korban pembunuhan tersebut awalnya tidak dijadikan target olehnya, karena dirinya hanya berniat untuk membunuh Nicky. Namun keberadaan Nesy yang juga ikut ke area perkebunan tersebut diakuinya sebagai alasan untuk mengeksekusi sang gadis cilik tersebut.

 

Kronologis pembunuhan menurut pengakuan tersangka, kejadian pembunuhan sadis tersebut terjadi pada Kamis (09/01) sekitar pukul 5 sore. Modus yang dipakai tersangka yaitu membujuk korban dengan uang Rp 2 ribu dan kemudian mengajak korban ke area perkebunan. Korban Nesy adalah yang pertama dieksekusinya dengan cara memegang rambut korban dan menggorok lehernya.

 

Melihat hal itu Nicky sempat lari. Namun malang, korban berhasil di kejar oleh pelaku dan di tikam sebanyak 6 kali di kepala dan 3 kali di bagian wajahnya hingga tewas. Usai membunuh para korban, pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai buruh bagasi di pelabuhan Bitung ini kemudian mencuci pisau yang digunakan dengan air kelapa dan lari meninggalkan tempat tersebut.

 

Aparat pihak kepolisian Bitung yang memang sudah mencurigai pelaku akhirnya berhasil meringkusnya pada Jumat (10/01) kemarin sekitar pukul 19.00 malam. (Rafly Dien)

 

Foto : Tersangka AR alias Nyong.(Ist)



Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Nusa Utara

Life Style

            Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream ...

Sponsors