Menebak Cawapres Prabowo dari tanggal pendaftaran di KPU


manadoexpress.co

Kubu Prabowo Subianto dan koalisi Joko Widodo masih belum mengkonfirmasi kapan akan mendaftarkan capres-cawapres ke KPU. Pendaftaran telah dibuka sejak 4 Agustus lalu dan akan ditutup pada 10 Agustus mendatang.

Pendukung Joko Widodo mengklaim, telah sepakati nama cawapres. Sekarang, hanya tinggal menunggu waktu untuk diumumkan dan menyusun waktu pendaftaran ke KPU.

Sementara lawannya, koalisi Prabowo, hingga kini masih intens membahas terkait sosok cawapres yang akan diusung. Gerindra menyebut, sudah ada dua kandidat, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Salim Segaf Aljufri.

Demokrat menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo sebagai capres untuk memilih pendamping. Meskipun, partai pimpinan SBY ini punya AHY yang dijagokan sebagai cawapres. Sementara PKS, ingin Salim Segaf. PAN menyodorkan Ustaz Abdul Somad.

"Iya tentu dua orang itu (AHY dan Salim Segaf). Pokoknya yang diusulkan partai-partai politik itu menjadi prioritas kita," kata dia di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

Soal Ustaz Abdul Somad, Fadli mengaku menghormati jalan yang dipilih mubalig kondang tersebut. Menurut Fadli, keluarga lebih ingin Somad tetap menjadi pendidik dan pendakwah, tak ikut campur urusan politik.

Koalisi Prabowo menjamin, last minute akan mendaftarkan capres dan cawapres ke KPU. Komunikasi kian intens dilakukan dari hari ke hari, jam per jam. Terlebih, pendaftaran capres cawapres di KPU akan ditutup dua hari lagi.

Menariknya, dari dua cawapres yang tengah dipertimbangkan, masih ada satu calon yang belum memenuhi persyaratan di KPU. AHY, masih berusia 39 tahun, sementara persyaratan menjadi capres atau cawapres yakni 40 tahun.

UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu mengatur syarat minimal usia capres dan cawapres. Pada pasal 169 huruf q berbunyi; berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun.

Tapi, bukan berarti AHY tak bisa jadi cawapres di Pilpres 2019 ini. Sebab, pada tanggal 10 Agustus 2018, atau tepat pada hari terakhir pendaftaran capres-cawapres di KPU, AHY berulang tahun yang ke 40.

Sehingga, apabila Prabowo ingin menggandeng AHY, maka pendaftaran capres dan cawapres harus dilakukan di hari terakhir.

Sementara, apabila Prabowo memilih Habib Salim Segaf Aljufri, maka kapanpun Prabowo bisa mendaftar ke KPU. Sebab, Salim telah memenuhi seluruh persyaratan untuk menjadi cawapres di Pilpres 2019.

Menurut prediksi Fadli Zon, kubu Prabowo akan deklarasi capres dan cawapres pada 9 Agustus besok. Sementara pendaftar ke KPU pada 10 Agustus.

"Mudah-mudahan kami bisa deklarasikan pada hari Kamis dan tentu pendaftaran kan deadline nya hari Jumatnya kan," kata Fadli. [mdk]

 


Komentar


Sponsors

Sponsors