Armada Bertambah, Sopir Angkot Mengeluh


Tahuna, ME

Puluhan sopir angkutan kota (angkot) Tahuna, Kabupaten Sangihe mendatangi Kantor Dinas Perhubungan, Rabu, (14/2). Mereka melakukan protes dan mendatangi Kantor Dinas Perhubungan.

Kedatangan mereka ingin menyampaikan aspirasi terkait bertambahnya mobil angkutan kota sebanyak 4 unit di wilayah itu.

Kedatangan mereka diterima Kepala Dinas Perhubungan S. J. B. Makagansa, Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Ferdinanad Manumpil dan Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Jerry Malendes.

Dengan tegas mereka meminta Dinas Perhubungan tidak memberikan izin penambahan armada baru.

"Kalaupun alasan dikarenakan adanya permejaan, semestinya proses dan dokumennya jelas, yakni mampu menunjukan mana kendaraan lama yang akan diremajakan," ketus salah satu sopir angkot One Karel.

"Sesuai dengan kesepakatan kita bersama bahwa sudah tidak ada lagi penambahan armada baru khusus untuk angkutan trayek dalam kota, kecuali peremajaan saja," tegas Karel.

Terkait dengan aspirasi yang disampaikan para sopir angkot, Kepala Dinas Perhubungan, S. J. B. Makagansa mengatakan, bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) telah memiliki kesempatan.

"Jika ada kendaraan baru yang masuk dengan catatan kendaraan tua itu tidak boleh beroperasi lagi mengangkut penumpang. Dan mobil yang tua harus berganti plat hitam," jelas Makagansa.

"Pertemuan tadi sudah disampaikan dari pihak sopir kendaraan tersebut sudah ada. Namun sementara ini dari dinas terkait belum diberikan rekomendasi tahapan awal layak jalan kendaraan," tambah Makagansa. (christian abdul)


Komentar


Sponsors

Sponsors