Polres Minahasa Siap Usut Dugaan Penyelewengan SPPD di DPRD Minahasa

Tondano, ME

Kepolisian Resort (Polres) Minahasa menyatakan siap mengusut terkait adanya dugaan penyelewengan anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di DPRD Minahasa. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Minahasa AKBP Henny Posumah melalui Kasat Reskrim AKP Dewa Made Palguna.

 

"Pastinya dalam waktu dekat ini, pihak kepolisian akan segera melakukan penyelidikan di kantor DPRD Minahasa terkait adanya dugaan penyelewengan tersebut," Terang Palguna.

 

Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Minahasa, Joan Retor meminta pihak kepolisian di Minahasa agar melakukan penyelidikan terkait anggaran SPPD di Kantor DPRD Minahasa. Pasalnya, pengelolahan anggaran SPPD di Kantor DPRD Minahasa tersebut di duga mencurigakan. Menurut Retor, dana SPPD yang dia terima, tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya dia terima.

 

"Dalam penataan APBD tentang anggaran SPPD, seharusnya kami menerima 10 juta rupiah, namun kenyataannya, dana yang kami terima dipotong 5 persen. Ketika ditelusuri, setiap alokasi anggaran keberangkatan yang ada di DPRD Minahasa ternyata dipinjamkan ke oknum rentenir dengan bunga 5 persen dan dikembalikan setelah ada pencairan dari Dinas Keuangan Pemkab Minahasa," beber Retor.

 

Lanjut Retor mengungkapkan, yang lebih disesalkannya yaitu bunga persen tersebut justru dibebankan kepada anggota DPRD Minahasa yang telah melakukan perjalanan dinas. Akibatnya, apa yang seharusnya menjadi hak mereka telah disunat hingga mencapai 10 persen.

 

“Dalam satu kali keberangkatan tersedia anggaran 10 juta, namun biasanya yang diterima hanya 8 jutaan karena telah dipotong pinjaman ke rentenir dan pajak. Ini sangat disayangkan dan saya harap pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan terkait masalah ini.” Ungkapnya. (Jeksen Kewas)

 

Foto : Ist


Komentar

Populer Hari ini




Terbaru di Manado EXpression

Boltim

Sponsors