Calon Perseorangan Out, Pilkada Minahasa Kans Diikuti Tiga Pasang Calon


Tondano, ME Pilkada Minahasa 2018 saat ini berpeluang diikuti tiga pasangan calon. Kondisi ini disebabkan bakal calon pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan yang memasukkan bukti dukungan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa. Greity Kawilarang - Gerald Mentang memasukkan bukti dukungan ke KPU Minahasa, namun setelah diverifikasi dari syarat minimal 23.362 dukungan, hanya 670 dukungan yang dilengkapi salinan KTP. KPU Minahasa menetapkan pasangan tersebut TMS untuk diproses selanjutnya. Ketua KPU Minahasa, Meidy Tinangon saat diwawancarai Jumat (1/12/2017) mengatakan sampai batas akhir pemasukan bukti dukungan untuk bakal calon kepala daerah dari jalur perseorangan hanya satu pasang yang memasukkan bukti dukungan namun tidak memenuhi syarat. "Pemasukan bukti dukungan untuk pasangan calon kepala daerah dari jalur perseorangan telah ditutup dan tidak ada yang memenuhi syarat. Artinya Pilkada Minahasa 2018 dipastikan tidak akan diikuti oleh pasangan calon dari jalur perseorangan," ujarnya. Berdasarkan konstalasi politik saat ini Pilkada Minahasa berpeluang diikuti tiga pasang calon. Mereka adalah pasangan calon yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Pasangan calon dari Partai Golkar, dan Pasangan calon dari partai gabungan. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Minahasa, Jantje W Sajow mengatakan proses penjaringan pasangan calon kepala daerah dari PDIP sedang berproses. Semua figur yang mendaftar di PDIP telah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Dalam waktu dekat pasangan calon kepala daerah Minahasa yang akan diusung akan diumumkan. "Dalam waktu dekat pasangan calon dari PDIP akan diumumkan oleh DPP (PDIP). Saya yakin akan menjadi calon bupati yang diusung untuk maju dalam Pilkada Minahasa," ujarnya. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Minahasa, Careig N Runtu (CNR) mengatakan partai politik berlambang pohon beringin ini telah pasti mengusung Ivan Sarundajang (Ivansa) dan dirinya dalam Pilkada Minahasa 2018. Dirinya menegaskan SK dari DPP Partai Golkar untuk Ivansa-CNR telah diterbitkan dan tidak akan mengalami perubahan. "SK DPP Partai Golkar yang mensahkan pasangan Ivansa-CNR dalam Pilkada Minahasa 2018 dipastikan tidak akan berubah. Tidak ada lagi klaim dari pihak manapun yang mengatakan pasangan ini bisa berubah. Saat ini semua struktur partai Golkar fokus untuk memenangkan pasangan Ivansa-CNR," tuturnya. Ditempat terpisah, James A Kojongian (JAK) menyatakan rencana koalisi beberapa partai politik di DPRD Minahasa untuk mengusung dirinya hampir rampung. Gabungan partai politik yang dinamakan Koalisi Minahasa Baru ini akan ambil bagian dalam Pilkada Minahasa 2018. "Koalisi Minahasa Baru yang berisi beberapa partai politik akan bersatu untuk membawa perubahan di Minahasa. Koalisi ini tetap solid dan awal Desember ini akan mendeklarasikan pasangan calon yang akan diusung. Kami tinggal mencari figur yang akan mendampingi saya sebagai bakal calon wakil bupati," tuturnya. (lucky kawengian)


Komentar

Populer Hari ini






Terbaru di Manado EXpression

Nusa Utara

Life Style

            Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream ...

Sponsors