Panwaslu Minsel Tuai Sorotan, Perekrutan Anggota Panwascam Diduga Sarat KKN


Amurang, ME
Baru melaksanakan tugas, kinerja Panwaslu Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sudah menuai sorotan. Pasalnya perekrutan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) diduga sarat dengan KKN (korupsi kolusi nepotisme).
 
Para anggota Panwascam yang akan dilantik Senin pekan depan (13/11) diduga banyak kejanggalan dan sarat dengan titipan.
 
Minahasa Selatan Corruption Watch (MSCW) mendapati dalam penerimaan Panwascam Minsel diduga bermuatan keluarga dengan diangkatnya anggota  yang masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan salah satu komisioner Panwaslu Minsel.
 
"Bagaimana kinerja Panwaslu Kabupaten Minsel akan baik, jika dalam memilih anggota Panwascam saja tidak bisa independen," tegas ketua MSCW Julius Pesik kepada wartawan, Kamis (9/11).
 
Dia mengungkapkan salah satu anggota Panwascam di Kecamatan Tatapaan JS diduga masih memiliki hubungan keluarga dengan EK Komisioner Panwaslu Kabupaten Minsel.
 
"Selain itu ada pula sejumlah nama yang memiliki hubungan keluarga dekat dengan komisioner yang lain," beber Pesik.
 
Lain pula yang diungkapkan Rocky Sariowan, warga Amurang. Menurut dia sejak pendaftaran sampai pada pengumuman para pendaftar sangat minim diduga ini hanya untuk mengamankan calon yang sudah dipilih.
 
"Itu juga bisa dilihat dari pemeriksaan hasil tes tertulis tidaklah dilakukan secara terbuka, sehingga rasa keadilan dan jujur itu tidaklah nampak," ungkap Sariowan.
 
Dia menilai pelaksanaan seleksi uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) juga patut dipertanyakan kriteria pemenangnya.
 
"Kriterianya itu tidak ada, itu hanya akal-akal Panwaslu Minsel saja. Semua itu hanya titipan atau orang-orang dekat dan saudara dekat saja," tambah Sariowan.
 
Perlu diketahui, berdasarkan peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2012, Panitia Pengawas Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan dan Pengawas Pemilu luar negeri pasal (7) huruf (n) menyebutkan syarat untuk menjadi calon anggota Bawaslu Provinsi, Panwaslu Kabupaten/Kota, dan Panwaslu Kecamatan, serta Pengawas Pemilu Lapangan salah satunya adalah  tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu. (jerry sumarauw)


Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Nusa Utara

Tahuna, ME Program Me’Daseng rutin dilaksanakan setiap bulan oleh Bupati Kepulauan Sangihe ...

Life Style

Sponsors