Ketua KPU Minsel Dipanggil KPK


Amurang, ME
Ketua KPU Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Fanly Pangemanan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (14/8). Pangemanan dipanggil terkait dana hibah yang  dianggarkan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minsel, lewat APBD dan APBD-P tahun 2015 sebesar Rp16 Miliar.
 
Saat dihubungi manadoexpress.co, Pangemanan membenarkan hal itu. Menurut dia pemanggilan tersebut untuk mengklarifikasi penggunaan dana hibah APBD untuk Pilkada Minsel.
 
"Pemanggilan ini hanya klarifikasi saja. Klarifikasi tidak lama hanya menanyakan benar tidaknya dana hibah itu diterima dan digunakan," kata Pangemanan saat dihubungi, Rabu (16/8).
 
Dia mengungkapkan pertanyaan yang dilontarkan penyidik KPK hanya seputar penggunaan dana hibah tersebut.
 
"Karena saya pergi dengan tidak membawa data jadi saya sampaikan ke penyidik KPK kalau tidak yakin dengan klarifikasi yang saya sampaikan, akan berterima kasih saya apabila penyidik datang ke Manado. Atau bisa juga kalau saya diundang kembali pasti semua berkas akan saya bawah," ungkap Pangemanan.
 
Selanjutnya dia menjelaskan, kenapa KPU Minsel dipanggil, itu dikarenakan anggaran yang digunakan pada waktu itu cukup besar.
 
"Jadi dalam pemeriksaan ini tidak ada unsur tindak pidana korupsi yang dilakukan KPU Minsel," kunci Pangemanan. (jerry sumarauw)


Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Nusa Utara

Life Style

            Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream ...

Sponsors