Golkar Berusaha Jegal INR dampingi JWS


Tondano, ME

Pengamat politik di Minahasa, James Sumaiku menilai sosok Imelda Novita Rewah (INR) menjadi sosok penentu dalam Pilkada Minahasa 2018. Menurutnya sosok muda ini bisa menjadi ancaman terbesar bagi kekuatan Partai Golkar di Minahasa.

Saat diwawancarai manadoexpress.co, Senin (17/7/2017), Sumaiku menilai INR telah menjadi sosok yang populer di Daerah Pemilihan (Dapil) Empat Minahasa. Menurutnya kedekatan INR dengan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Minahasa, Jantje W Sajow (JWS) akhir-akhir ini memunculkan reaksi dalam internal Partai Golkar.

"Saya melihat ada gerakan dalam internal Partai Golkar Minahasa yang berusaha agar INR tidak diakomodir mendampingi JWS. Jika JWS-INR berpasangan maka hal ini menjadi malapetaka untuk Partai Golkar," ujarnya.

Sumaiku menjelaskan penjegalan tersebut sangat terlihat dari berbagai isu negatif yang dihembuskan kelompok tertentu. Isu negatif ini bahkan mengarah pada fitnah yang mengatakan INR memiliki hubungan khusus dengan JWS.

"Isu negatif ini diarahkan untuk menggagalkan wacana JWS mengakomodir INR sebagai calon Wakil Bupati Minahasa. Namun saya yakin masyarakat Minahasa telah cerdas melihat mana informasi yang menyesatkan. Masyarakat telah cerdas menilai sosok yang memiliki komitmen untuk membangun Minahasa," ujarnya.

Menurutnya isu negatif ini mulai mengarah pada tindakan menzolimi sosok INR yang sebenarnya sangat potensial. Bukan rahasia lagi bahwa sosok perempuan muda asal Langowan ini telah memiliki kapasitas yang sama dengan Ivansa dan CNR yang disebut-sebut akan diusung Partai Golkar dalam Pilkada Minahasa 2018.

Dia juga menilai bahwa ketika INR akhirnya disandingkan dengan JWS, maka PDI Perjuangan kembali mengulang sejarah merekrut orang yang terzolimi di Golkar yang akhirnya bisa menjadi pemenang dalam Pilkada.

"Dulu JWS dizolimi, tapi akhirnya apa? kan bisa menang. Sekarang INR juga dizolimi dan dipasangkan dengan JWS yang kini sudah menjadi kader asli serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa, maka sudah pasti, kemenangan besar akan diraih PDI Perjuangan," ungkapnya dengan nada optimis.

Tolak ukurnya mengapah kemenangan besar ada di dapil 4 terutama Langowan, dijelaskan Sumaiku, karena selain INR menjadi satu-satunya calon yang berasal dari Langowan, yang mengoleksi kurang lebih 35 Ribu pemilih, juga didukung dengan adanya pembangunan infrastruktur jalan dan taman yang kini sementara dan sudah dilakukan oleh JWS di Langowan.

" Yang pasti, memang tidak 100 % para pemilih di dapil 4 akan memilih INR, namun menyatunya JWS dan INR, bakal mengawinkan 2 dapil terbesar yakni dapil 1 (JWS) dan Dapil 4 (INR), dimana jika kedua dapil tersebut menyatu maka kemenangan sudah didepan mata," pungkasnya.

Kendati demikian Sumaiku mengatakan keputusan akhis apakah JWS dan INR resmi dipasangkan dalam Pilkada Minahasa 2018 tergantung keputusan DPP PDIP. Masih ada beberapa figur yang mencuat dan disebut-sebut layak mendampingi JWS. (lucky kawengian)



Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Nusa Utara

Life Style

            Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream ...

Sponsors