Pemerintah Desa Kotsel Minta Panitia Pasar Senggol dari Daerahnya


Kotabunan, ME

Pemerintah Kecamatan Kotabunan, dan Kadis Pasar Boltim sepakat melaksanakan tradisi tahunan yakni Pasar Senggol (PS) di lokasi pasar baru Kotabunan Selatan (Kotsel). 

Namun keputusan tersebut sempat membuat dua desa yakni Kotabunan Selatan (Kotsel) dan Kotabunan Induk saling tarik menarik. Menurut Sangadi Kotsel, Rengga Paputungan, PS yang rencananya digelar di pasar baru, harusnya panitianya dari desa Kotsel.

"Inikan wilayah kami, jadi panitianya harus dari Desa Kotsel," ujar Paputungan Senin (12/6/2017).

Menurutnya pemerintah Desa Kotsel berani membuat pasar senggol karena Bupati Boltim, Sehan Landjar yang mengatakan PS digelar di Kotsel.

"Saya berani buat pasar senggol di desa kami karena Bupati sendiri yang mengatakan PS dilaksanakan di Kotsel," tutur Paputungan.

Lanjutnya sampai hari ini belum diketahui pasti apakah panitianya dari Kotsel, atau dari Kotabunan Induk. Tinggal menunggu keputusan Camat Kotabunan.  

Dirinya menambahkan, kalau sudah ada keputusan dari Camat, Kotsel akan membentuk panitia sendiri.

"Kami akan membentuk panitia sendiri jika sudah ada keputusan dari camat. Tarip untuk dalam satu bak kanofi untuk para pedagang, hanya Rp2 juta sampai tiga juta," tutup sangadi termuda di Boltim ini. (matt rey kartoredjo)



Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Nusa Utara

Life Style

            Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream ...

Sponsors