JWS Ingatkan Hukumtua Fokus Bangun Desa

Advetorial

Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow (JWS) selesai melantik sebanyak 47 dari 49 Hukum Tua (Kumtua) terpilih dalam Pemilihan Kumtua (Pilhut) gelombang kedua tahun 2017 di Kabupaten Minahasa, 25 April silam.

Bupati JWS mengakhiri agenda pekan ini dengan mengambil sumpah atau janji dan melantik Kumtua di tiga Desa terakhir yakni Desa Kayuwatu Kecamatan Kakas Noldy A Warangkiran, Desa Bukit Tinggi Kecamatan Kakas Barat Moska Jerry Kawung, serta Desa Temboan Kecamatan Langowan Selatan Kennedy Max Ngongoloy.

JWS saat ditemui sejumlah wartawan selesai melantik ketiga Hukum Tua terpilih tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh desa yang telah melaksanakan pilhut secara demokratis. Kepada para calon kumtua yang kalah, JWS turut memberikan apresiasi karena mereka sudah memperlihatkan jiwa besar untuk sama-sama menerima hasil dan hadir dalam proses pelantikan hingga bisa sukses terlaksana.

Pelantikan Hukumtua

“Terima kasih juga untuk seluruh pihak, mulai dari panitia pilhut, kepolisian dan TNI yang sudah terlibat aktif untuk mensukseskan pilhut hingga proses pelantikan. Terima kasih juga untuk Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK dan Kapolres Tomohon, Dandim 1302 Minahasa Kol Inf Jubert Nixon Purnama STh yang telah membantu hingga Pilhut bisa berjalan damai,” tukasnya.

JWS  berpesan kepada Hukum Tua (Kumtua) yang baru dilantiknya agar bisa menjadi kumtua yang mampu menjembatani seluruh kepentingan masyarakat.

Pelantikan Hukumtua

Menurut JWS, kepentingan masyarakat itu ada banyak, sehingga sebagai kumtua yang sudah dipilih dan dipercayakan masyarakat untuk memimpin desa, harus bisa melakukan apa yang menjadi kehendak rakyat.

“Kumtua harus bisa menjembatani seluruh kepentingan rakyat. Mulai dari pembangunan hingga pada persoalan sosial seperti kebutuhan akan kesehatan dalam Jamkesda bagi warga kurang mampu, membangun infrastruktur dari dana yang diberikan pemerintah dan hal lainnya,” ujarnya.

“Kumtua milik semua rakyat, jauhkan perbedaan golongan agar bisa bersama-sama membangun,” ujarnya.

Pelantikan Hukumtua

JWS menuturkan kumtua bisa menjabat selama tiga periode dengan satu periode selama enam tahun. Kalau dicintai rakyat dan dikehendaki rakyat pasti bisa terus melanjutkan memimpin selama tiga periode. Menurutnya semua desa di Minahasa potensi yang besar untuk dikembangkan. Masyarakat yang selalu mengutamakan kebersamaan dan selalu terbuka kepada siapa saja yang datang, sehingga ini menjadi modal utama membangun desa,” tukasnya.

Dikatakan JWS, menjadi kumtua bukan persoalan gampang karena Kumtua berhadapan langsung dengan rakyat, apa yang menjadi tingkah laku kita setiap hari diperhatikan masyarakat sehingga harus tampil jadi teladan setiap hari. (adv)

 


Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Boltim

Sponsors