Pemuda Desa Sumarayar dan Karondoran Sering Berkelahi


Langowan, ME

Desa Karondoran dan Sumarayar, Kecamatan Langowan Timur ternyata beberapa kali terlibat perseteruan. Perkelahian antar kelompok pemuda kerap terjadi antara dua desa tersebut. Terakhir perkelahian pada Selasa (4/4/2017) tengah malam yang berakibat tewasnya Vero Kawung akibat tertembak senjata api.

Hukumtua Desa Karondoran, Max Tombeng kepada manadoexpress.co menjelaskan perseteruan antar Desa Sumarayar dan Karondoran telah sering terjadi. Umumnya perkelahian terjadi antar pemuda atau remaja.

"Kejadian seperti ini sebenarnya sudah banyak kali terjadi. Namun perkelahian hanya di kalangan anak muda saja. Tapi yang memakan korban baru kali ini," ujarnya, Kamis (6/4/2017).

Dia mengatakan perkelahian yang terjadi umumnya tidak hanya melibatkan pemuda dari Desa Sumayarar atau Karondoran. Ada warga dari luar dari dua desa tersebut juga ikut dalam perkelahian.

"Sebelumnya bukan hanya warga di desa Karondoran dan Sumarayar saja. Setelah diselidiki ternyata warga lain juga ikut dalam perkelahian," terangnya.

Hukumtua Desa Sumarayar, Djefrie Mumu juga mengatakan kejadian perkelahian antar anak muda seperti ini di desanya sering terjadi.

"Memang bukan hanya kali ini saja. Sebelumnya juga sudah pernah terjadi. Namun kejadian baru-baru ini tidak bisa di prediksi karena tidak ada tanda-tanda," katanya.

Merekapun berharap saat ini masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk melakukan perkelahian. Pemerintah Desa Karondoran dan Sumarayar tidak ingin warga mereka terus-menerus saling bermusuhan.

"Berharap masyarakat tidak terprovokasi dan tetap tenang. Pemerintah desa berharap kejadian seperti ini tidak lagi terulang," kata mereka. (fista tulungen)



Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Nusa Utara

Life Style

            Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream ...

Sponsors