PGE Lahendong Lecehkan Warga Tompaso

Tompaso, ME

Pemerintah dan warga di Kecamatan Tompaso mengecam sikap PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong yang tidak memenuhi undangan pertemuan pembahasan perekrutan tenaga kerja. Sikap tersebut diartikan sebagai bentuk pelecehan pada pemerintah dan warga.

Pemerintah Kecamatan Tompaso telah menjadwalkan pertemuan antara pimpinan PT PGE Lahendong dengan hukumtua se-Kecamatan Tompaso, Kamis (12/1/2017). Namun secara sepihak PT PGE Lahendong membatalkan diri dan tidak memenuhi undangan tersebut.

Hukumtua Desa Talikuran, Berti Tuju saat diwawancarai manadoexpress.co mengatakan mereka kecewa dengan sikap PT PGE Lahendong yang menurutnya tidak mengindahkan aspirasi masyarakat Tompaso. Menurutnya saat ini kondisi masyarakat tidak kondusif karena isu perekrutan tenaga kerja yang dilakukan PT PGE Lahendong yang tidak transparan.

"Ini sudah termasuk sikap pelecehan PGE Lahendong kepada masyarakat Tompaso. Mereka mengatakan hari ini akan datang tapi ternyata tidak. Alasanya mereka sedang rapat, padahal masyarakat sudah ingin mendengar hasil pembicaraan tersebut," ketusnya.

Menurutnya sikap yang ditunjukkan PT PGE Lahendong sangat tidak etis. Saat ini BUMN tersebut sedang mendapat sorotan negatif karena melakukan perekrutan tenaga kerja secara sembunyi-sembunyi. Tindakan tidak menhadiri rapat terkait perekrutan tenaga kerja membuat masyarakat dan pemerintah di Tompaso semakin geram pada sikap PT PGE Lahendong. (fista tulungen)


Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Tomohon

Boltim

Sponsors