BPBD Minsel Belum Pastikan Estimasi Kerugian Akibat Bencana

Amurang, ME

Cuaca ekstrim hujan disertai angin kencang yang terjadi, Minggu (8/1) di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menyebabkan longsor dibeberapa titik seperti di Kecamatan Tareran dan Motoling Raya. Bukan hanya itu, akibat tiupan angin kencang, banyak rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.

"Banyak hanya longsor-lonsor kecil seperti di jalan trans sulawesi Desa Munte kita berkoordinasi dengan dinas PU, alat berat langsung diturunkan dan sudah dibersihkan. Begitu juga di jalan kecamatan di daerah Motoling raya," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minsel, Handrie Komaling, saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (11/1).

Saat ini dia mengungkapkan pihaknya sedang mengumpulkan data kerugian yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrim tersebut. Sampai saat ini dia mengungkapkan data yang masuk ke BPBD baru dari Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur dan Desa Blongko Kecamatan Sinonsayang.

"Di Kelurahan Pondang ada 4 rumah rusak bagian atap dan 1 kios roboh diterjang angin kencang. Sementara jalan paving block di Desa Blonglo rusak akibat gelombang pasang air laut," terang Komaling.

Dia sangat berharap baik pemerintah desa maupun kelurahan dapat memberikan data jika ada fasilitas umum maupun warga yang mengalami kerusakan. Karena menurut dia informasi tersebut akan dilaporkan ke pusat.

"Setiap kejadian kita laporkan ke pusat. Tapi sampai saat ini estimasi kerugian akibat bencana belum kita dapatkan karena kita masih mengumpulkan data-data akurat. Setelah datanya terkumpul baru kita laporkan. Untuk mendapatkan bantuan itu tergantung pusat," tukasnya. (jerry sumarauw)


Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Boltim

Sponsors