Peresmian Kodam XIII/Merdeka, Pangdam Sukai Bubur Manado


Manado, ME

Komando Daerah Militer (Kodam) XIII Merdeka diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jendral TNI Mulyono di Makodam, Teling Kota Manado, Selasa (20/12). Peresmian ini dirangkaikan dengan pelantikan Panglima Kodam (Pangdam) 13/Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) Ganip Warsito.

Pangdam Warsito dalam sambutannya mengatakan, prajurit TNI harus kuat dalam seni perang, bela diri dan menjaga keutuhan bangsa. Prajurit harus mampu menjalankan tugas yang diembankan.

Secara geografis, Kodam 13/Merdeka berbatasan langsung dengan negara lain. Menurut Warsito, ini otomotis merupakan pintu gerbang perbatasan. Kodam juga berdiri di daerah yang memiliki tingkat toleransi umat beragama yang tinggi di Indonesia.

"Untuk itu, bersama-sama dengan rakyat kita akan menjaganya. Secara pribadi, kesan pertama datang ke sini, yaitu menyukai senyum yang ramah dan juga Bubur Manado," sebut Warsito.

Kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE mengatasnamakan pemerintah provinsi, memberikan selamat atas diresmikannya Kodam 13/Merdeka.

Diharapkan Gubernur, dengan peresmian ini, akan lebih memperkuat pengawalan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Khususnya kestabilan keamanan ke-3 provinsi yang dibawahinya.

Peresmian Kodam 13/Merdeka ini dihadiri Asisten Operasi Kasad, Mayjen TNI George Elnadus Supit, Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw SE, para Bupati/Wali Kota se-Sulut, Forkopimda Sulut, utusan Polda Sulut serta tokoh agama dan masyarakat.

Diketahui, ke-3 provinsi yang dibawahi Kodam 13/Merdeka, yakni Sulut, Gorontalo dan Sulawesi Tengah. Saat ini Kodam 13/Merdeka sudah dibekali kekuatan 3000 prajurit TNI. (hendra mokorowu)


Komentar


Sponsors

Life Style

            Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream ...

Sponsors