Pembunuh di Depan SMPN 2 Pondos Ditangkap Tim Gabungan

Amurang, ME

Setelah melakukan pengejaran selama dua hari, Tim gabungan Buser dan Patola Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) akhirnya menangkap pembunuh Alex Tilaar (50), warga Desa Pondos Kecamatan Amurang Barat.

Pelaku NP alias Ungke (42) ditangkap tim gabungan di Desa Ongkaw Satu, Kecamatan Sinonsayang. Saat ditangkap pelaku sedang sembunyi di kandang babi milik warga. Sebelum ditangkap, dalam pelarian selama dua hari, pelaku selalu berpindah-pindah tempat.

"Tersangka ini sudah buron selama  dua hari. Selama itu juga kami melakukan upaya-upaya pengejaran baik melalui metode satelit IT dengan sistem pencarian titik koordinat signal maupun metode manual," jelas Kasat Reskrim Polres Minsel AKP M Ali Tahir, Jumat (19/8).

Dalam melakukan pengejaran terhadap tersangka, dia mengungkapkan tim yang dipimpinnya harus menyusuri hutan di wilayah Desa Tewasan, Elusan, Kumelembuai, Touluan dan Teep. Pada akhirnya tim gabungan berhasil menemukan dan menangkap tersangka di area perkebunan sawah tepatnya dalam kandang babi.


"Tersangka ditangkap sekitar pukul 18.00 WITA. Saat ditangkap tersangka sedang bersembunyi di kandang babi," ungkapnya.
 

Tahir mengatakan, tersangka melakukan pembunuhan itu pada, Selasa (16/8) malam sekitar pukul 19.00 WITA di depan SMP Negeri 2 Pondos, Amurang Barat. Hal ini diketahui setelah adanya pengakuan dari anak perempuan korban yang tak lain mantan pacar tersangka.

Dari pengakuan anak korban, sebelum membunuh Alex, tersangka sudah terlibat adu mulut lewat telepon genggam. Dan akhirnya korban ditemukan warga dalam kondisi tubuh berlumuran darah dengan kondisi usus terburai.

"Dari pengakuan tersangka motif dia membunuh karena korban melarang anaknya pacaran dengan tersangka," kata Tahir.

Dia menambahkan, tersangka bersama barang bukti yakni sebuah golok yang digunakan untuk menghabisi korban, telah berhasil diamankan. Dan kasus ini sudah diserahkan ke Polsek Amurang untuk proses penyidikan lanjutan.

"Tersangka dijerat dengan pasal berlapis yaitu pasal 351 ayat 3 sub, pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya. (jerry sumarauw)


Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Boltim

Sponsors