Warga Kurang Mampu Sebut Pemkot Kotamobagu Tak Perhatian


Kotamobagu, ME

Warga keluhkan pemerintah tidak ada perhatian kepada orang kurang mampu. Adalah Gerson Derek (80), Lija (65) dan ibunya Dida Ampel (90). Mereka ditengarai, mengalami kesulitan membiayai hidup di masa tua.

Lija mengatakan, dirinya hidup bertiga dengan suami dan ibunya. Saat ini tak bisa berharap lebih, karena suaminya tidak bisa bekerja disebabkan faktor umur dan kekurangan fisik.  "Untuk keadaan sekarang ini, saya memohon perhatian dan sentuhan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu," keluh Lija.

Lanjutnya, hingga saat ini mereka tidak pernah didatangi bantuan. Baik untuk kesehatan maupun bantuan lainnya. "Padahal, sebenarnya kamilah yang pantas diberikan bantuan. Saya ingin agar pemerintah lebih proaktif dalam menyalurkan bantuan untuk orang miskin," pintanya.

Dirinya berharap, bila ada bantuan, pemerintah hendaknya melihat dahulu situasi dan kondisi warga tersebut. "Jangan sampai seperti kami, hidup di sudut kota tanpa perhatian pemerintah. Kami butuh sentuhan pemerintah, agar bisa menjamin kesahatan ibu saya yang hampir satu abad umurnya," tutupnya.

Sementara, Kepala Desa Sia', Herto Balansa membenarkan hal itu. Katanya, memang keluarga tersebut butuh bantuan dari pemerintah. "Saya pun sangat terharu melihat keberadaan mereka sekarang ini. Saya pribadi selalu memberikan bantuan agar mereka bisa bertahan hidup," aku Balangsa.

Diungkapkannya, dirinya sudah pernah menyurati, bahkan bertemu dengan instansi terkait. Akan tetapi hingga berita ini diturunkan, belum juga ada bantuan. Pihak terkait pun belum turun untuk memantau keadaan keluarga tersebut. "Saya berharap, agar instansi Pemkot Kotamobagu dapat menyambangi keluarga ini, memantau keberadaan mereka dan memberikan bantuan," harapnya. (yeyen)


Komentar


Sponsors

Life Style

            Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream ...

Sponsors