Terkait Dugaan Penyimpangan di Unima, Pejabat Ancam Wartawan


Tondano, ME

Masalah dugaan penyimpangan terkait pertanggungjawaban administrasi keuangan yang diduga dilakukan oleh pejabat Universitas Negeri Manado (Unima) dibantah Kepala Biro Administrasi Keuangan Unima, Paulin Pongoh. Ia bahkan mengancam akan melaporkan jika ada media yang menerbitkan beritanya.

 

Sikap oknum pejabat ini dinilai bertentangan dengan undang-undang keterbukaan informasi publik. Ia juga dianggap tak memahami kebebasan dan tanggung jawab pers dijamin undang-undang. Respon penjabat Unima tersebut terkesan 'menguak' boroknya.

 

Sejumlah awak media mengaku mencoba mengkonfirmasi dugaan kejahatan di Unima namun yang diterima adalah jawaban yang kurang berkenan. Seperti, jika memberitakan dugaan kejahatan keuangan di Unima, diancam akan dipidanakan oleh oknum Kepala Biro Administrasi dan Keuangan Paulin Pongoh melalui Kabag Humas Jonly Tendean.

 

"Justru kami tidak menuding atau menuduh, tapi hanya menyampaikan dugaan penyimpangan tersebut," tutur sejumlah wartawan yang bernaung dalam Persatuan Pers Minahasa (Persmin).

 

Sementara itu, Paulin Pongoh ketika dikonfirmasi Persmin, membantah dirinya melontarkan kata-kata yang bersifat ancaman tersebut. “Itu salah. Saya tidak pernah mengatakan hal tersebut. Saya katakan akan melaporkan berita tersebut ke Plh rektor. Bukan ke polisi," kelit Pongoh.

 

Senada disampaikan Jonly Tendean. Diakuinya, dirinya salah atau keliru mendengar perkataan Paulin yang dititipkan melaluinya. Karena suara Paulin terdengar samar-samar di telinganya. “Saya yang salah mendengar. Karena waktu itu situasi ramai jadi tak terdengar jelas. Maksudnya melaporkan kepada Plh rektor bukan Polisi," tutur Tendean. (kelly korengkeng)



Komentar

Terbaru di Manado EXpression

Nusa Utara

Tahuna, ME Program Me’Daseng rutin dilaksanakan setiap bulan oleh Bupati Kepulauan Sangihe ...

Life Style

Sponsors