FKPA Gelar Rakernas di Bumi Nyiur Melambai

Manado, ME

Forum Komunikasi Panti Asuhan (FKPA) menyelenggarakan rapat kerja nasional (Rakernas) di Hotel Gran Sentral Manado, berlangsung selama 3 hari, 19-21 April 2016. Ketua FKPA Koordinator Wilayah Sulawesi Utara, Pr Johny Luntungan MSc mengatakan, Rakernas tahun 2016 yang dipusatkan di wilayah Nyiur Melambai ini berdasarkan hasil musyawarah nasional luar biasa Mei 2014 di Klender Jakarta Timur.

 

Menurut Luntungan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memerangi penyakit jaman yang mewabah dalam kehidupan masyarakat umum di dunia. "Seperti di Indonesia sudah banyak terjadi kasus korupsi, narkoba, pergaulan bebas dan lain sebagainya. Apalagi anak-anak, mereka makin marak menyalahgunakan lem ehabon," tuturnya kepada manadoexpress.co di sela-sela Rakernas.

 

Diungkapnya, sesuai amanat dari Paus Frasiskus, orang-orang yang terkena penyakit jaman yang dimaksud, jangan dijauhi tapi didekati. 2016, merupakan tahun belas kasih. FKPA diimbaunya agar lebih mengedepankan sikap mengasihi sesama manusia.

 

"Terutama bagi saudara-saudara kita yang terjerat dengan persoalan penyakit jaman. Kita harus merangkul orang-orang tersebut, tapi bukan berarti menyetujui kelakuan mereka. Kita bertekad untuk menghentar mereka supaya sadar dan bertobat atau bermetanoia. Kalaupun telah melanggar hukum, sesuai aturan tentu penindakan aparat harus tetap jalan," terang Luntungan saat di lantai 8 Hotel Grand Central Manado.

 

Dikabarkan, Rakernas ini sebenarnya bukan hanya menyangkut panti asuhan. Akan tetapi termasuk juga di dalamnya panti werda, panti anak-anak divabel beserta asrama putra dan putri di tingkat apapun.

 

Rakernas FKPA dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Tema yang diusung, yakni Allah Maha Rahim dan Berbelas Kasih. Sedangkan sub tema adalah Melayani Dengan Ramah Hati, Ramah Lingkungan Untuk Menjaga Ekosistem. Dihadiri 127 peserta yang berasal dari 10 wilayah koordinasi se-Indonesia. (tim me)


Komentar

Populer Hari ini




Terbaru di Manado EXpression

Boltim

Sponsors