Flash Class Theater Poporongan Guncang Sasana Seni Lakon


Pinamorongan, ME

Geliat seni teater tou (orang) muda kian mengelotok dalam arena percaturan kreativitas di atas bumi Toar Lumimuut. Guncangannya menyeruak dinding penyekat ruang berinvensi bagi kawula muda.

 

Kata orang bijak, tak perlu yang mahal untuk berkreasi, yang sederhana saja malah menghasilakan produk karya brilian. Miliki semangat adalah pintu suskes bagi setiap manusia.

 

Substansi berkarya terbentang nyata dalam kerja-kerja seni budaya yang dihasilkan anak muda berstatus pelajar sekolah menengah.

 

Flash Class Theater Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kartini Pinamorongan, Minahasa Selatan misalnya. Berhasil menyelenggarakan pentas produksi teater perdananya, Sabtu (27/2).

 

Perhelatan seni lakon bertemakan Jiwa Dari Dunia Hilang Jiwa ini, bersemarak dengan kobaran performa siswa-siswi yang tergabung dalam Flash Class Theater.

 

Kepala Sekolah (Kepsek), Dra Henny J Kapero MHum mengungkapkan rasa syukurnya yang besar karena kegiatan tersebut bisa terlaksana.

 

“Sangat bersyukur. Hal ini tak pernah terpikirkan. Tapi kenyataannya sungguh menakjubkan, iven ini boleh terselenggara,” ungkap Kapero kepada Manado Express.

 

Kepsek tak menyangka teater yang baru saja terbentuk, kemudian total pendidikan sasana belum seberapa, tapi sudah perlihatkan arahnya mau kemana.

 

“Terasa masih kurang, tapi saya merasa bangga karena siswa-siswi di yayasan Poporong, hari ini bisa melaksanakan pentas teater. Bakat anak-anak siswa memperlihatkan jalan menuju prestasi yang spektakuler,” aku Kapero.

 

Diberitakan sebelumnya, Flash Class Theater ini terbentuk pada 3 Februari 2016, diprakarsai oleh Seniman Muda Sulawesi Utara, Alfrits Ken Oroh.

 

Sela-sela pementasan, dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Flash Class Theater oleh Kepala SMK Kartini Pinamorongan dan acara Gathering Theater, Sekolah Alternatif Teater.

 

Pementasan karya seni berterater ini diramaikan dengan kehadiran dari pelajar yang tergabung dalam grup teater masing-masing yakni, Sekolah Alternatif Teater, Vox Theater Club SMK 4 Manado, Sanggar Astino SMA Katolik Aquino Amurang, Sanggar Teater SMK 1 Amurang, Shine Teater Smanar SMA 1 Airmadidi, Teater Lolombulan SMA 1 Motoling.

 

Diketahui, kegiatan ini juga didukung oleh komunitas seni budaya antara lain, Sanggar Seni Bukit Berbunga Lewet Amurang, Sanggar Voice Teater Club Manado, Sanggar Tumondei Minahasa Selatan, Sanggar Sasayaban Uwuran Amurang, Sanggar Oengoe Manado, Sanggar Kreatif Alternatif Minahasa, Komunitas Seni Mandiri Minahasa, Pinaesaan Tontemboan, Mawale Movement, Wale Papendangan Sonder, One Peace Crew Modern Dance Amurang, Media Sulut dan Manado Expess. (hendra mokorowu)


Komentar


Sponsors

Life Style

            Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream ...

Sponsors